Beberapa waktu yang lalu
dalam suatu kesempatan di sebuah museum robot asimo tampak bingung saat mengidentifikasi
mana gerakan tangan yang ingin bertanya dan gerakan tangan yang ingin memfoto
dirinya. Robot besutan honda ini juga belum mampu merespon permintaan dengan
suara.
Ternyata robot ini sudah
dirancang mampu menjawab 100 buah pertanyaan yang dapat dipilih melalui
aplikasi layar sentuh. Namun dalam sebuah demonstrasi tersebut performa
kecerdasan robot tersebut masih banyak kekurangan. Sebagaimana diketahui bahwa
robot ini sudah mulai dikembangkan pada 1996 dan tahun ini mulai dipekerjakan
sebagai guide sebagai bentuk uji
coba.
Menciptakn robot yang
mampu mendeteksi dan merespon aktivitas sosial di sekitar barangkali memang
lebih sulit karena dibutuhkan sensor yang jauh lebih kompleks dan lebih banyak
juga bila dibandingkan dengan robot untuk kepentingan militer. Tampaknya untuk
membangun sebuah robot (apalagi dalam jumlah masal) yang mampu berinteraksi
secara kompleks sebagai “teman” manusia mungkin masih menjadi tantangan yang
sangat besar hingga beberapa tahun ke depan. (silahkan baca juga pesawat terbang indonesia)
Namum bagaimana pun juga
prestasi ini tidak bisa dikesampingkan begitu saja. Kita bisa lihat ini sebagai
langkah positif dalam sebuah terobosan besar untuk menciptakan teknologi yang
semakin memudahkan kerja manusia.
Blog yang berkaitan :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar