Minggu, 15 September 2013

Pemblokiran Akses Gmail oleh Iran

Secara tidak disengaja otoritas pemerintah Iran memblokir layanan surat elektronik bernama gmail sebagai bentuk protes terhadap beredarnya secara luas film anti-islam beberapa waktu yang lalu di media youtube dot com. Akan tetapi pemblokiran akses terhadap gmail ternyata dikeluhkan setidaknya oleh parlemen di negara tersebut.
 
Pemerintah akhirnya diminta membuka kembali akses penyedia layanan surat elektronik tersebut. Perihal tersebut terjadi belum lama ini. Namun sekarang dikabarkan akses ke situs tersebut sudah bisa dibuka kembali. Meskipun pada waktu itu terjadi pemblokiran, ada beberapa warga yang mampu menjebol blokir tersebut melalui software khusus yang biasa disebut virtual private network alias jaringan pribadi maya.

Namun akhirnya disampaikan ke publik bahwa pemblokiran kepada gmail adalah ketidaksengajaan yang terjadi akibat usaha pemblokiran situs video youtube. Yah dari sini mungkin ada hal positif yang bisa diambil bahwa memang sudah seharusnya pemerintah menjaga warganya dari sesuatu yang diyakini atau diduga kuat dapat berimplikasi negatif pada masyarakat luas. Diperlukan pula sebuah tata dunia alternatif yang mampu memelihara keseimbangan dan keharmonisan dalam kehidupan. Baca juga tulisan tentang Robot Asimo


Tulisan terkait :

Sabtu, 13 Juli 2013

Ketika Robot Asimo Tampak Kebingungan


robot-asimo
robot asimo
Beberapa waktu yang lalu dalam suatu kesempatan di sebuah museum robot asimo tampak bingung saat mengidentifikasi mana gerakan tangan yang ingin bertanya dan gerakan tangan yang ingin memfoto dirinya. Robot besutan honda ini juga belum mampu merespon permintaan dengan suara.
 
Ternyata robot ini sudah dirancang mampu menjawab 100 buah pertanyaan yang dapat dipilih melalui aplikasi layar sentuh. Namun dalam sebuah demonstrasi tersebut performa kecerdasan robot tersebut masih banyak kekurangan. Sebagaimana diketahui bahwa robot ini sudah mulai dikembangkan pada 1996 dan tahun ini mulai dipekerjakan sebagai guide sebagai bentuk uji coba. 

Menciptakn robot yang mampu mendeteksi dan merespon aktivitas sosial di sekitar barangkali memang lebih sulit karena dibutuhkan sensor yang jauh lebih kompleks dan lebih banyak juga bila dibandingkan dengan robot untuk kepentingan militer. Tampaknya untuk membangun sebuah robot (apalagi dalam jumlah masal) yang mampu berinteraksi secara kompleks sebagai “teman” manusia mungkin masih menjadi tantangan yang sangat besar hingga beberapa tahun ke depan. (silahkan baca juga pesawat terbang indonesia)

Namum bagaimana pun juga prestasi ini tidak bisa dikesampingkan begitu saja. Kita bisa lihat ini sebagai langkah positif dalam sebuah terobosan besar untuk menciptakan teknologi yang semakin memudahkan kerja manusia.


Blog yang berkaitan : 

Selasa, 25 Juni 2013

Tes Kerja Di Google Yang Unik



Gaya rekrut google pada para calon karyawannya memang unik bila dilihat dari sisi kebiasaan umum yang berlaku dalam sebuah perusahaan. Di samping tidak membutuhkan ijazah para calon, perusahaan yang bergelut di bidang internet ini pun punya strategi berbeda dalam merekrut karyawannya.
 
Sebagaimana dirangkum dari business insider pada juni 2013, selama ini google menguji psikis para calon karyawan dengan mewawancarai. Namun kini cara lama itu telah ditinggalkan karena diangap tidak relevan lagi. Misalnya pertanyaan seputar berapa jumlah stasiun pengisian gas dalam suatu wilayah tertentu. Pertanyaan seperti itu dianggapnya seperti membuang waktu saja.

Menurut pernyataan orang yang mengangani masalah ini, pertanyaan tentang kejiwaan menjadikan para pelamar merasa pintar. Tapi itu tidak melukiskan seberapa mampu seorang pelamar di dalam memprediksi dan menganalisis masalah. Jadi berdasar pengalaman sebelumnya, kini google melakukan taktik terbaru pada proses perekrutan. Seorang pelamar tidak lagi diuji dengan pertanyan yang mengandung hipotesis, namun lebih kearah memancing buat bercerita.

Penulis melihat bahwa memang ijasah saat ini tidak bisa dijadikan acuan (setidaknya acuan yang bersifat mutlak) sebab banyak juga orang-orang yang memiliki kecerdasan tanpa melalui pendidikan yang bersifat formal. Belum lagi saat ini nilai dalam ijasah sangat diragukan bahwa itu menggambarkan kemampuan seseorang dalam bidang tertentu. Jadi sebenarnya wajar saja google melakukan itu. Baca tulisan pesawat terbang indonesia.


Lihat juga :