Selasa, 25 Juni 2013

Tes Kerja Di Google Yang Unik



Gaya rekrut google pada para calon karyawannya memang unik bila dilihat dari sisi kebiasaan umum yang berlaku dalam sebuah perusahaan. Di samping tidak membutuhkan ijazah para calon, perusahaan yang bergelut di bidang internet ini pun punya strategi berbeda dalam merekrut karyawannya.
 
Sebagaimana dirangkum dari business insider pada juni 2013, selama ini google menguji psikis para calon karyawan dengan mewawancarai. Namun kini cara lama itu telah ditinggalkan karena diangap tidak relevan lagi. Misalnya pertanyaan seputar berapa jumlah stasiun pengisian gas dalam suatu wilayah tertentu. Pertanyaan seperti itu dianggapnya seperti membuang waktu saja.

Menurut pernyataan orang yang mengangani masalah ini, pertanyaan tentang kejiwaan menjadikan para pelamar merasa pintar. Tapi itu tidak melukiskan seberapa mampu seorang pelamar di dalam memprediksi dan menganalisis masalah. Jadi berdasar pengalaman sebelumnya, kini google melakukan taktik terbaru pada proses perekrutan. Seorang pelamar tidak lagi diuji dengan pertanyan yang mengandung hipotesis, namun lebih kearah memancing buat bercerita.

Penulis melihat bahwa memang ijasah saat ini tidak bisa dijadikan acuan (setidaknya acuan yang bersifat mutlak) sebab banyak juga orang-orang yang memiliki kecerdasan tanpa melalui pendidikan yang bersifat formal. Belum lagi saat ini nilai dalam ijasah sangat diragukan bahwa itu menggambarkan kemampuan seseorang dalam bidang tertentu. Jadi sebenarnya wajar saja google melakukan itu. Baca tulisan pesawat terbang indonesia.


Lihat juga :